Marsya Pelita Caecillia Lingga | Dormauli Simarmata, S.Pd | TP 2025-2026 | Semester 1
Viewer: 17
Cerita fantasi adalah karya sastra yang digemari karena mampu membawa pembaca masuk ke dunia imajinasi. Kebanyakan cerita hanya menceritakan satu tokoh dalam satu masa waktu, sehingga alurnya terasa biasa. Oleh karena itu, kami mencoba membuat cerita fantasi dengan ide baru, yaitu tentang tiga tokoh dari tiga masa berbeda: masa lalu, masa kini, dan masa depan yang dipertemukan dalam satu universe. Cerita ini dipilih karena tema lintas waktu masih jarang ditemui di Indonesia, padahal banyak pembaca remaja menyukai fantasi, misteri, dan sains fiksi.
Cerita fantasi ini kami buat untuk menghadirkan bacaan yang lebih segar, menarik, dan tidak membosankan. Melalui kisah tiga tokoh tersebut, akan muncul berbagai konflik unik yang akhirnya saling terhubung. Dengan begitu, pembaca bisa melihat bahwa setiap masa memiliki peran penting dalam kehidupan. Harapannya, cerita fantasi ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberi pesan bahwa masa lalu, masa kini, dan masa depan sama-sama penting untuk dipahami dan dijalani.
Tujuan Proyek Penulisan Cerita Fantasi:
1. Menumbuhkan kreativitas kami dalam membuat cerita yang berbeda dari biasanya.
2. Menghadirkan cerita fantasi yang menarik dan mudah dipahami oleh pembaca.
3. Menyampaikan pesan bahwa masa lalu, masa kini, dan masa depan memiliki peran penting dalam kehidupan.
4. Melatih kemampuan kami dalam menulis dengan alur yang teratur dan tokoh yang jelas.
5. Memberikan hiburan sekaligus pelajaran kepada pembaca melalui kisah fantasi lintas waktu.
Konsep kegiatan yang kami jalankan adalah:
1. Perencanaan Ide → mencari tema, alur, tokoh, outline, dan pesan moral cerita.
2. Pembagian Tugas → setiap anggota kelompok punya bagian masing-masing, misalnya penulis, ilustrator cover, dan editor.
3. Proses Penulisan → mulai menulis bab demi bab sesuai rencana yang sudah dibuat.
4. Penyusunan Produk → menyatukan semua hasil kerja (teks, gambar cover, layout sederhana).
5. Menunjukkan Hasil Karya → memperlihatkan hasil draft novel kepada guru dan teman-teman.
6. Refleksi → menceritakan apa saja yang dipelajari, tantangan yang dihadapi, dan kesan selama membuat project.
Dengan konsep ini, kami bukan hanya menghasilkan novel, tetapi juga belajar disiplin, kerja sama, kreativitas, dan tanggung jawab.
Karakteristik Kegiatan:
1. Membuat cerita fantasi dengan tiga tokoh dari tiga masa berbeda.
2. Menyusun cerita dengan alur, tokoh, latar, dan pesan yang jelas.
3. Melibatkan semua anggota kelompok dalam proses penulisan.
4. Cerita bisa dikembangkan lagi di masa depan, misalnya jadi cerita bersambung atau komik.
5. Menggunakan ide yang berbeda dari cerita pada umumnya.
6. Menghadirkan cara baru dalam bercerita yang jarang dipakai pada proyek lain.
Tahap Doing
Tahap Communicating
Tahap Doing
Tahap Communicating